Sunday, May 19, 2013

Ummat Terbaik

Kalian adalah sebaik-baik Ummat yg dihantar Allah SWT kepada Manusia untuk menyeru kepada Allah SWT dan kepada kebaikan-kebaikan Islam.... -Allah SWT adalah Tuhannya Manusia (An-nas) -Al-qur'an adalah Petunjuk Manusia (Al-Baqarah) -Rasulullah SAW adalah diutus untuk seluruh ummat manusia (An-naba) -Ummat nya pun dikeluarkan untuk seluruh manusia (al-imran) Jika dakwah dibuat maka kebaikan-kebaikan akan datang... Amal-amal agama akan dikerjakan..

Wednesday, October 6, 2010

Sholat Sunnah Isyraq

Rasulullah bersabda: "barangsiapa mengerjakan shalat shubuh berjamaah di masjid, KEMUDIAN ia tetap berdiam didalamnya hingga ia mengerjakan shalat dhuha, maka ia mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berhaji atau umrah dengan haji dan umrah yang sempurna. (HR Thabrani)

Shalat Isyraq adalah shalat yang dikerjakan ketika AWAL waktu shalat dhuha, dimana awal waktu shalat dhuha itu dimulai denga terbitnya matahari. Telah tsabit (tetap) penamaan shalat ini dari ibnu abbas.

Al-Qur'an Bacalah dan Bacalah....

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:

“Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar (membaca) al-Quran dan mengajarnya.” (Hadis riwayat al-Bukhari)

“Sesiapa yang membaca satu huruf daripada al-Quran, maka dia akan mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan itu nilainya sepuluh kali ganda seumpamanya. Aku tidak berkata bahawa, Alif Lam Mim itu adalah satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.” – (Hadis riwayat al-Tirmizi)

Rasulullah SAW bersabda:

“Hendaklah kamu beri nur (cahaya) rumah tangga kamu dengan sembahyang dan dengan membaca al-Quran.” – (Hadis riwayat al-Baihaqi)

Sunday, October 3, 2010

Dzikir Pagi dan Petang

Allåh berfirman:

إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا . لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.
(al-Fath: 8-9)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا . وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang
(al-Ahzab: 41-42)

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ

dan bertasbihlah sambil memuji Rabbmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya).

وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

“…Dan sebutlah (nama) Rabbmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”.

(Aal-i-Imraan: 41)

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ . قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.”

(Hadits Hasan, lihat Jami’ at-Tirmidzi no. 586)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Seandainya aku duduk bersama kaum yang berdzikir (mengingat) Alloh mulai sholat Subuh hingga terbit matahari, itu lebih aku senangi dari pada memerdekakan empat budak dari keturunan Ismail. Dan seandainya aku duduk bersama suatu kaum yang berdzikir kepada Alloh, mulai dari sholat Ashar hingga terbenam matahari, itu lebih aku senangi dari pada memerdekakan empat budak”

(HR. Abu Dawud: 3182, dihasankan oleh Albani)

-Istighfar 100x (Tanda cinta kita kepada diri kita sendiri)
-Tasbih (Subhanallah) 100x (Tanda cinta kita kepada Allah swt),
-Tahmid 100x (Alhamdulillah) (Tanda cinta kita kepada Allah swt),
-Tahlil 100x (La ilaha ilallah ) (Tanda cinta kita kepada Allah swt) ,
-Takbir 100x (Allahu akbar) (Tanda cinta kita kepada Allah swt) ,
-Sholawat 100x (Allahumma Shali 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad)

Doa Nabi yunus sehari 300x

لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنتَ ، سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

“Tiada Tuhan melainkan Engkau, Maha suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diri sendiri.” (Surah Anbiya ayat 87)

Doa Bangun Tidur

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur

Artinya :
Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

“And (during part) of the night, abandon sleep and keep vigil to pray Salat, in addition to the regular obligatory prayer. Your Rabb (the Sustainer) may (as a reward) elevate you to the position of High Distinction, Glory and Praise.”[THE HOLY QUR’AN: 17:79]

Dari Aisyah yang diterima dari Nabi Muhammad s.a.w dalam menerangkan keutamaan dua raka’at sebelum shalat Fajar, sabdanya:

“Kedua raka’at itu lebih saya sukai daripada dunia seluruhnya”

(Hr. Ahmad, Muslim dan Turmudzi)


“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya’ dan Subuh) menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat” [HR. Abu Dawud, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]

“Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka” [HR Muslim, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]

Kehidupan Rasulullah SAW teladan kita Sehari2

فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى

“Barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya ia tidak akan tersesat dan tidak akan celaka.” (Thaha: 123)

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (Thaha: 124)


قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فَاتَّبِعُوْنِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَاللهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ. قُلْ أَطِيْعُوا اللهَ
وَالرَّسُوْلَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ الْكَافِرِيْنَ

“Katakanlah (wahai Muhammad): ‘Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihi dan mengampuni dosa-dosa kalian.’ Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Katakanlah: ‘Taatilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang kafir’.” (Ali ‘Imran: 31-32)

وَأَطِيْعُوا اللهَ وَالرَّسُوْلَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ

“Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kalian diberi rahmat.” (Ali ‘Imran: 132)

- Allah Ta’ala memuji semua perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menamakannya sebagai “teladan yang baik“, dalam firman-Nya,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan pada) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (QS al-Ahzaab:21).


Dari ‘Amr bin ‘Auf bin Zaid al-Muzani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَّتِى فَعَمِلَ بِهَا النَّاسُ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا لاَ يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

“Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun“[1].

Saturday, October 2, 2010

Anak adam

Dari Anas bin Malik ra. dari Nabi saw, beliau bersabda : “Ketika Allah menciptakan bumi, bumi itu goyang, maka Dia menciptakan gunung-gunung, lalu bumi itu menjadi tetap (tidak bergoyang). Maka Malaikat heran terhadap kehebatan gunung, mereka bertanya : “Wahai Tuhanku, adakah makhlukMu yang lebih hebat dari pada gunung... ?” Dia berfirman: “Ya, besi”. Mereka bertanya : “Wahai TuhanKu, adakah makhlukMu yang lebih hebat dari pada besi ?” Dia berfirman : “Ya, api”. Mereka bertanya : “Wahai TuhanKu, adakah makhlukMu yang lebih hebat dari pada api ?” Dia berfirman : “Ya, air”. Mereka bertanya : “Wahai TuhanKu, adakah makhlukMu yang lebih hebat dari pada air. ?” Dia berfirman : “Ya, angin”. Mereka bertanya : “Wahai TuhanKu, adakah dari makhlukMu yang lebih hebat dari pada angin ?”Dia berfirman : “Ya, anak Adam yang tangan kanannya mensedekahkan sesuatu dengan tersembunyi dari tangan kirinya”. (Hadits oleh Tirmidzi).

Keutamaan Shalat Lima Waktu

“Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka” [HR Muslim, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya’ dan Subuh) menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat” [HR. Abu Dawud, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]

“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak” [HR Al-Bukhari dan Muslim]

Shalat Lima waktu

“Barangsiapa yang pergi menuju masjid untuk shalat berjama’ah, maka satu langkah akan menghapuskan satu kesalahan dan satu langkah lainnya akan ditulis sebagai satu kebajikan untuknya, baik ketika pergi maupun pulangnya.” (HR. Ahmad).

Dalam hadits qudsy, Allah Ta’ala berfirman:
“Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku dalam dua bagian. Bagi hamba-Ku apa yang ia minta (akan diberikan). Maka jika hambaku mengucapkan:

‘Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam’, Maka Allah menjawab: ‘Hamba-Ku memuji-Ku’. Jika ia mengucapkan:

‘Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang’, Allah menjawab:’Hambaku menyanjung-Ku’. Jika ia mengucapkan:

‘Yang menguasai hari pembalasan’, Allah menjawab:’Hamba-Ku mengagungkan-Ku’. Jika ia mengucapkan:

‘Hanya Engkau yang kami sembah dan hanya Engkau yang kami mohon pertolongan’, Allah menjawab: ‘Ini bagian-Ku dan bagian hamba-Ku, dan baginya apa yang dia minta.’ Apabila ia membaca:

‘Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat , bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan pula (jalan) mereka yang sesat.’ Maka Allah menjawab:’Ini bagian hamba-Ku dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta.’” (HR.Muslim)

“Ada tiga golongan yang semuanya dijamin oleh Allah Ta’ala, yaitu orang yang keluar untuk berperang di jalan Allah, maka ia dijamin oleh Allah hingga Dia mewafatkannya lalu memasukkannya ke dalam Surga atau mengembalikannya dengan membawa pahala dan ghanimah, kemudian orang yang pergi ke masjid, maka ia dijamin oleh Allah hingga Dia mewafatkannya lalau memasukkannya ke dalam Surga atau mengembalikannya dengan membawa pahala, dan orang yang masuk rumahnya dengan mengucapkan salam, maka ia dijamin oleh Allah.” (HR. Abu Dawud)

Tuesday, June 30, 2009

Dakwah Islam

Islam is Abu Dzar Al-Ghifari.r.a.

Abu Dzar Al-ghifari.r.a. including one of the Companions Rasulullah.Saw the famous, se it go, he was the person who actually zahid and included in the classes of the learned scholars.

Ali.krw. said, "Abu Dzar Science has not had in other people, and he was keeping his knowledge well.

when he had just heard the news Rasulullah.Saw prophethood, he was sending his brother to Makkah, to ensure there is news, he ordered his brother is that when people who claim to have. "The revelation came to me, and the news has come from heaven," so that he would find the news about it and listen to the words of good will.
His brother also went to Makkah, and he began to investigate the situation there. after there. after, he was back, and preach to his brother, "I have seen that he has a good tradition, Morals that commendable, and I have been listening to the words of its so beautiful, but it is not poetic words and not words word-magicians. "

Wednesday, June 24, 2009

Dakwah Islam

Suffering and Islamic friends Bilal Al-Habsyi.ra


Bilal Al-Habsyi.r.a. is a friend of a quite famous. He was a muadzin remain in Masjid Nabawi. His first, he is a slave and a slave owned sahaya Quraish disbelieved. then Bilal.r.a. embraced Islam. with its Islamic cause he is suffering and many bear the punishment of the unbelievers.
Umayah bin Khalaf is the most heathen of his enemies against Muslims. At the top of the sand is hot and blazing sun in the middle of a sting, Bilal.ra in a recumbent on the up with a large stone in his chest so that he can not move the body it a bit, while at the say on it, "Do you want to die in such circumstances or still alive, but with the condition you leave Islam?" although in such circumstances, he still said Ahad, ahad, ahad, that is may be the only one in worship.At night it, while in the bundle with the chain, it was in the whip again, so that his body full of wounds. In the afternoon it, with the injured it was a lie in the back above the sand so hot that its increased weight of suffering on the side should bear the suffering due to injury in his body.
Master's hope that the way that he will die slowly, unless he wants to leave Islam. Friends of people who persecute Bilal.r.a .. always alternate. sometimes Abu Jahal, sometimes Umayah Bin Khalaf. sometimes other people also punish them.they may attempt to override the hammer is a more serious suffering to the Bilal.ra.

When Abu Bakr Shiddiq.r.a. see it, he also purchased Bilal.r.a. and its memory is free.

Faidah

At that time, made the Statue of arab-se the statue as their gods. to measure them, to teach Islamic nation, namely, Allah Ta'ala is only just that in the worship. this is the cause of oral Bilal.r.a. always out greeting "Ahad", "Ahad", "Ahad". in this case because by the feelings of dependency and love to his high-Allah SWT.

We now see a sense of false love. mention something in the future I will bring you softness that is not wholesome. This happened repeatedly in the how to love with Allah.SWT. say that the people who mix between religion and the world? Surely it is what causes Bilal.r.a. always on the rack with a variety of ways. suffering for the suffering of self overwrite it.Youths move disbelieve Makkah with its right to the road while its curse. but he say: "Ahad", "Ahad".

life like this is a once in his ago. During the Rasulullah.Saw, in Medina he became Muadzin Rasulullah.Saw in a humble call to prayer adzan.
After his Rasulullah.Saw died, he lived in Medina Thayyibah. but he does not feel resistance spot where he saw. S.a.w.. that have been empty. it is because he intends in his heart, that the remains of his life will spend in its strive for in Religion. That he intends to go along with the paramilitary troops joined the fight jihad in Allah's way. until some time he will not return to the city of Medina.

A dream when he met Rasulullah.Saw. He said in his dream, "O Bilal, oppression whether you do so you do not want menziarahiku?" after wake up from his dream, he immediately departed to Medina.

Se till its there, and Hasan Husain.r.a. ask them to carry adzan. request of those who love it in that can not be in by its decline. He began to learn adzan it, then it sounded like the voice adzan life Rasulullah.Saw voice that truly touches the hearts of people listen to it. The women weep. them out of the house to listen to it.

During several days, he remained in Medina. after that he returned. and in the years to twenty Hijriyah he died in Damsyik (Asadul-Ghibah)